Selamat siang #SobatInspektorat
Irbansus Provinsi NTB, H. Zuliadi, S. H., memberi arahan kepada jajaran Inspektorat Provinsi NTB, pada kesempatan apel pagi di Senin pertama bulan Januari (Senin, 6/01/2025).
“Tahun baru kita awali dengan yang baik, salah satunya dengan kehadiran kita di apel pagi. Saya ingatkan, tidak ada alasan untuk tidak mengikuti apel,” ujarnya.
Poin pertama arahan Irbansus yang biasa di sapa Pak Zul ini adalah tentang evaluasi jajaran pimpinan Inspektorat Provinsi NTB terhadap sejumlah kegiatan yang dilaksanakan di tahun 2024. Dikatakannya bahwa masih ada beberapa kegiatan yang masih belum tuntas.
“Dan ini khususnya berkaitan dengan keterbatasan (jumlah) SDM kita, kapasitas SDM kita, kemudian tuntutan tugas yang begitu luar biasa, khususnya permintaan dari pihak eksternal. Di Itsus, kami merasa tugas-tugas kami tahun lalu, belum tercover maksimal. Satu hal yang paling penting disaat ini adalah kita meningkatkan kualitas, tetapi speednya (kecepatannya) yang masih kurang. Bagaimana agar pekerjaan bisa lebih cepat, sehingga kepercayaan mitra-mitra (kerja) dari luar ini bisa maksimal untuk kolaborasi kedepannya,”tambahnya.
Poin arahan yang kedua adalah terkait rotasi dilingkungan Inspektorat Provinsi NTB. Dikatakannya bahwa rotasi bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi semua pegawai untuk belajar. “Karena memang kita akui, terdapat kekurangan (jumlah) tenaga fungsional. Dari kebutuhan formasi yang ada, masih (sangat) kurang. Oleh karena itu teman-teman yang sudah di assessment (internal) untuk (jafung) PPUPD (beberapa waktu lalu), akan segera mengikuti tes,” terangnya.
Irbansus yang merupakan seorang Jaksa aktif ini menambahkan bahwa semua pegawai harus mau mengembangkan diri. “Jangan karena sudah memperoleh predikat (jabatan) fungsional, tidak mau berkembang, justru harus banyak belajar,” harapnya.
Pak Zul mengatakan untuk mengatasi kekurangan SDM APIP (JF Auditor dan PPUPD), maka akan diberdayakan pegawai non JFA dan JF PPUPD. “Teman-teman agar belajar, karena hal-hal yang sifatnya teknis itu bisa bertanya kepada senior dan yang terpenting itu adanya kemauan,” ujarnya lagi.
Menutup arahannya Irbansus bersyukur karena di tahun 2024, kepercayaan mitra kerja kepada Inspektorat semakin meningkat diantaranya dari APH yang meminta bantuan penghitungan kerugian negara pada banyak kasus.
Dikatakannya bahwa hal ini tidak terlepas dari kontribusi kinerja jajaran Inspektorat dan juga merupakan salah satu implementasi dari MoU APH-APIP. Untuk itu, saat ini kita harus mempersiapkan diri. Kalua kita tidak mempersiapkan diri, ini bisa menjadi kemunduran bagi kita. Kita dipercaya tapi kita tidak bisa mengolahnya dengan baik. Oleh itu kami minta teman-teman semua untuk bekerja keras, bekerja cerdas, dan kerja Ikhlas,” tutupnya.



