MATARAM; Telah diselenggarakan Sidang Majelis TPTGR (Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi) Masa Sidng kedua Tahun 2021 tanggal 7 September 2021, bertempat di Ruang Rapat Raja Langko Kantor Inspektorat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sidang ini dipimpin oleh Wakil Ketua Majelis yaitu Inspektur Provinsi NTB, Ibnu Salim, SH, M.Si didampingi oleh Kepala BPKAD Provinsi NTB dan Kepala BKD Provinsi NTB, dihadiri oleh anggota Tim Sekretariat Majelis TPTGR dari Biro Hukum, BPKAD, Sekretaris Inspektorat, Irban I, Irban II, Irban III, Irban IV dan Irban Khusus. Kegiatan ini merupakan upaya peningkatan penyelesaian kerugian Negara/Daerah terutama yang termasuk ke dalam piutang daerah dan masih memiliki progress penyelesaian kerugian yang masih rendah (di bawah 60%). Ada lima OPD sasaran yang disidangkan yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Permukiman, Bappeda, Dinas Perhubungan dan Dinas Perindustrian. Perangkat Daerah menghadirkan PPK, Pihak Ketiga Penanggung Jawab TGR dan melaporkan progress penagihan kepada ASN yang terkait.


Hasil sidang Majelis yaitu terdapat pelunaasan pada satu temuan kerugian negara atas nama CV. Bumi Madu pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, setoran pada Pihak Ketiga di Dinas Perumahan dan Permukiman, setoran beberapa orang ASN di Bappeda NTB, setoran ASN dari Dinas Perindustrian dan beberapa komitmen pernyataan dari Perangkat Daerah mengenai upaya yang akan dilaksanakan untuk menagih kerugian daerah. Khusus pada Dinas Perhubungan, dikarenakan kurangnya komitmen dari Pihak Ketiga penanggung jawab, akan diserahkan ke Aparat Penegak Hukum dengan mekanisme SKK Kejaksaan. Untuk ASN yang sudah meninggal atau pensiun, akan dilakukan pendataan dan verifikasi sebagai bahan kajian penghapusan sesuai mekanisme berlaku. Total setoran berupa dana tunai dan setoran berupa STS saat sidang sejumlah sekitar Rp. 77.000.000, dan upaya pengembalian akan terus ditingkatkan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan dalam Sidang Majelis. Semoga dengan kegiatan ini, upaya penyelesaian kerugian daerah semakin meningkat.

%d bloggers like this: