Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkieflimansyah beserta Inspektur Provinsi NTB Ibnu Salim, SH.,M.Si mengikuti rapat koordinasi dan diskusi interaktif Via Vidio Conference yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberatasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) dengan seluruh Gubernur se Indonesia dan Korwilgah KPK seluruh Indonesia pada hari Rabu 24 Juni 2020. Rapat yang dipimpin oleh Deputi Bidang Pencegahan KPK Bapak Pahala Nainggolan tersebut diikuti juga oleh berbagai pejabat Negara lainnya diantarannya Ketua BPKP RI serta Inspektur Jendral Dalam Negeri. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai permasalahan yang dihadapi serta solusi dalam pelaksanaan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di berbagai daerah. Dalam kesempatannya Ketua KPK Irjen Firli Bahuri menyampaikan kepada Penyelenggara Negara agar :

  1. Tidak usah khawatir dalam melakukan eksekusi pelaksanaan kegiatan penanganan Covid 19 sepanjang dilaksankan dengan itikad baik atau sesuai ketentuan hukum dimana pelaksanaan nya menjamin , tidak adanya persekongkolan untuk melakukan korupsi, Tidak menerima Kickback, Tidak mengandung unsur penyuapan, Gratifikasi, Benturan Kepentingan, Kecurangan atau mal administrasi, tidak ada niat jahat memanfaatkan kondisi darurat serta tidak membiarkan terjadinya tindak pidana korupsi.
  2. Terus malakukan konsultasi secara vertical dengan pemerintah pusat, maupun koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum Kepolisian dan Kejaksaan dalam setiap Langkah Langkah penanganan. Serta
  3. Meningkatkan forum diskusi dan komunikasi untuk memecahkan permasalah- permasalah yang dihadapi diatara penyelenggara negara. Diharapkan dengan keterlibatan berbagai pihak dapat meningkatkan sinergi dan meningkatkan efektifitas dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia.